Rabu, 18 April 2012

Penyakit Jantung

Kenali 6 Gejala Serangan Jantung pada wanita

Kamis, 19 April 2012, Penulis: Lia


 
Serangan jantung bisa menyerang siapa saja. Tetapi karena cenderung yang terkena serangan jantung ke- banyakan pria, maka sering kali penyakit satu ini agak diabaikan oleh kaum wanita.

Menurut hasil penelitian menemukan, sebagian dokter memberikan lebih sedikit pemeriksaan, lebih jarang menindaklanjuti, lebih sedikit perawatan dan lebih sedikit pembedahan pada wanita. Mungkin ini yang menyebabkan mengapa serangan jantung lebih mematikan jika menimpa wanita dibanding pria.

Nah, untuk mengetahui lebih jauh seputar apa saja yang menjadi gejala-gejala awal serangan jantung pada wanita, simak ulasan berikut.

1. Kesulitan bernafas

Jika Anda sering merasa sesak nafas pada saat duduk bahkan tidur, mungkin ada sesuatu yang salah. Sesak nafas yang disertai keringat dan pusing biasanya merupakan tanda serangan jantung. Berhati-hatilah, karena gejala ini bisa menyebabkan pingsan.

2. Lemas tanpa alasan

Merasa lemas dan lelah adalah normal jika Anda mengalami stres di kantor. Tapi jika Anda merasa lemas dan lelah lebih dari biasanya, bisa jadi Anda akan mengalami serangan jantung. Sebelum dan selama serangan tersebut, jantung Anda akan berhenti memompa dengan benar sehingga mengakibatkan oksigen dan glukosa menyebar ke seluruh tubuh. Hasilnya, Anda akan merasa sangat lemas.

3. Sulit tidur

Para ahli mengatakan bahwa gangguan sulit tidur merupakan gejala serangan jantung yang banyak dialami wanita. Saat mengalami gangguan tidur obtruktif, saluran nafas bagian atas terblokir akibatnya pernapasan terganggu sehingga serangan jantung lebih mungkin terjadi.

Menurut penelitian, wanita yang menderita penyakit jantung mengalami hal ini sebulan sebelum serangan jantung. Jadi jika Anda sering terbangun di tengah malam, berkeringat dingin dan tak mampu mengatur nafas, segeralah temui dokter.

4. Gangguan pencernaan

Dalam satu studi diketahui wanita dua kali lebih mungkin mengalami muntah, mual dan gangguan pencernaan selama beberapa bulan menjelang serangan jantung dibanding pria. Kondisi ini terjadi karena sumbatan lemak di arteri akan mengurangi suplai darah ke jantung yang biasanya terjadi di dada kadang bisa muncul di perut.

Hal ini tergantung pada bagian mana dari jantung yang mengalami gangguan sehingga ia mengirimkan sinyal rasa sakit di bagian tubuh yang lebih rendah dari dada.

Beberapa cara bisa dilakukan untuk mencegah serangan jantung seperti menjaga kadar lemak darah kolesterol, menjaga tekanan darah agar terkontrol, berhenti merokok, menghindari makanan berlemak, mencukupkan konsumsi sayur dan buah, berolahraga teratur, mengurangi berat badan serta mengurangi stres.

5. Mual dan muntah

Akibat tubuh Anda dalam keadaan ‘darurat’ selama serangan jantung, saraf yang mengendalikan fungsi tubuh bekerja terlalu keras. Ini akan membuat Anda sering berkeringat, pucat, pusing, mual dan kerap kali muntah. Para ahli tidak tahu persis alasan di balik keadaan ini, tapi jika Anda sering mengalami hal ini, ada baiknya untuk segera menemui dokter.

6. Sebagian tubuh terasa tidak nyaman

Logikanya, serangan jantung akan menyerang dan memberikan efek pada sisi kiri tubuh, terutama lengan kiri. Namun salah satu tanda serangan jantung adalah rasa sakit dan tidak nyaman pada lengan kiri atau kedua lengan. Sakit dan tidak nyaman ini juga terasa pada rahang, leher, punggung dan juga perut.

Sumber: http://niponk.blogspot.com/2012/01/6-gejala-serangan-jantung-pada-wanita.html


Sumber lain (vivanews.com) mengatakan gejala khas sakit jantung sebagai berikut:

1. Tiba-tiba sakit di bagian dada dibelakang tulang dada atau seperti sesak dada.

2. Nyeri dada bisa berulang beberapa menit (20 menit atau lebih).

3. Rasa nyeri bisa berupa tekanan di bagian dada, dan leher seolah tercekik hingga menyebabkan keluar keringat dingin.

4. Tiba-tiba pingsan, namun bisa kembali sadar. Ini terjadi karena ada gangguan irama jantung.

5. Merasa seperti sakit maag, padahal sebelumnya tidak pernah menderita gangguan lambung.

Pada sebagian orang, gejalanya bisa mirip dengan masuk angin biasa. Apabila anda mengalami gejala yang mirip seperti yang disebutkan di atas, jangan ragu untuk hubungi dokter agar segera mendapatkan perawatan medis yang tepat.

Tips Mencegah penyakit jantung

1. Pola makan yang sehat
Hindari makanan yang mengandung lemak dan kolesterol tinggi. Hindari pula makanan dengan kandungan gula tinggi seperti softdrink.

 2. berhenti merokok
Di dalam bungkus rokok sudah dijelaskan bahwa “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin”.

3. Hindari stress
Saat seseorang stress, tubuh akan mengeluarkan hormon cortisol yang bisa menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku.

4. Kurangi berat badan berlebih (obesitas)
Obesitas memiliki risiko utama pembesaran atrium jantung kiri. Pembesaran jantung ini nantinya akan meningkatkan detak jantung tidak normal, stroke, dan kematian.

5. Olahraga secara teratur
Olahraga seperti jalan kaki atau jogging dapat menguatkan kerja jantung dan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh.

6. Konsumsi antioksidan
Antioksidan Penting untuk Cegah Sakit Jantung. Ini bisa diperoleh dari berbagai macam sayuran, buah-buahan, dan minum teh.

7. Keturunan
Jika anda memiliki kerabat dekat yang pernah mengalami serangan jantung, sebaiknya mulai sekarang lebih berhati-hati dalam menjaga pola makan dan gaya hidup. Penyakit jantung bukan penyakit keturunan, tetapi bila ada keluarga (ortu, kakek, nenek,saudara, paman, bibi dsb) yang menderita atau pernah menderita penyakit jantung, kamu memiliki faktor resiko untuk mendapatkan penyakit jantung. Jadi, perlu diwaspadai!


Cara mengatasi penyakit jantung

Di dunia ini tidak ada obat yang terlebih baik daripada pencegahan. Jadi, sebisa mungkin kurangi atau hilangkan pola hidup yang kurang sehat. Gaya hidup sehat adalah keharusan apabila anda ingin terhindar dari penyakit ini.
Namun, ada beberapa zat yang dipercaya mampu memperkecil atau memperbesar risiko penyakit dan serangan jantung, di antara lain: (sumber:wikipedia)

1. Beberapa peneliti menyebutkan bahwa zat allicin di dalam bawang putih ternyata dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa oleh khasiat zat allicin, ketegangan pembuluh darah berkurang 72% . Namun beberapa peneliti lain ada juga yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara bawang putih dengan kesehatan jantung. Dalam studi yang dilakukan pada 90 perokok berbadan gemuk, para peneliti Eropa mendapati bahwa tambahan bubuk bawang putih selama 3 bulan tak memperlihatkan perubahan dalam kadar kolesterol mereka atau beberapa tanda lain risiko penyakit jantung.

2. Studi membuktikan bahwa mengurangi merokok tidak mengurangi risiko penyakit jantung. Untuk benar-benar mengurangi risiko penyakit jantung, seseorang harus benar-benar berhenti merokok.

3. Penemuan yang diterbitkan dalam Journal of the American College of Cardiology mengungkapkan konsumsi suplemen Vitamin C dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

4. Penelitian menunjukkan, mengurangi konsumsi garam dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Konsumsi garam dapat meningkatkan tekanan darah. Pada percobaan diet rendah garam menunjukkan risiko penyakit jantung hingga 25% dan risiko serangan jantung hingga 20%.

5. Konsumsi makanan-makanan yang dapat menjaga kesehatan jantung seperti Salmon, Tomat, Minyak Zaitun, Gandum, Almond, dan Apel.

Demikian yang dapat saya beberkan perihal pengertian penyakit jantung & serangan jantung, ciri atau gejala penyakit jantung, cara mencegah penyakit jantung serta cara mengatasi penyakit jantung. Semoga dapat diambil manfaatnya dan membuat kita lebih menghargai gaya hidup yang sehat. Untuk kurang lebihnya, termasuk kesalahan ketik yang mungkin ada saya mohon maaf dan mohon koreksinya.
Ja Ne :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar